Mengenal Lupus Nefritis, Penyebab Meninggalnya Shena Malsiana X Factor
Bagaimana gejala dan penyebab lupus nefritis?
Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan. Finalis X Factor Indonesia musim pertama, Shena Malsiana meninggal dunia pada Rabu (25/10/2023). Kabar meninggalnya Shena dikonfirmasi langsung lewat sebuah unggahan di Instagram pribadinya.
"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun telah meninggal dunia anak,teman,sahabat, adik, kakak, kami tercinta SHENA MALSIANA," tulis unggahan di Instagram pribadi Shena.
Sebelum meninggal, penyanyi yang baru berulang tahun ke-32 itu sempat membagikan cerita tentang masa pemulihannya setelah didiagnosis penyakit autoimun lupus nefritis pada 2021. Penyakit tersebut menyerang ginjal sehingga menyebabkan Shena mengidap Chronic Kidney Disease (CKD) atau gagal ginjal kronik.
"Umur 30, didiagnosa Lupus Nefritis yang menyebabkan gagal ginjal kronik, lalu diharuskan melakukan hemodialisa (cuci darah)," tulis Shena melalui akun TikTok-nya pada 2022 lalu.
"Tahun 2021 gue didiagnosa CKD atau gagal ginjal stage 4. Dimulai dari situ gue sudah rutin minum obat Senin-Minggu; pagi, siang, dan malam," kata Shena dalam unggahan lainnya.
Untuk lebih detail, berikut Popmama.com rangkumkan informasi tentang penyakit lupus nefritis yang diderita Shena Malsiana.
1. Apa itu lupus nefritis?
Lupus nefritis merupakan masalah yang sering terjadi pada penderita lupus eritematosus sistemik atau disebut juga lupus.
Lupus adalah penyakit di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel dan organ tubuh sendiri yang disebut penyakit autoimun. Lupus menyebabkan sistem kekebalan tubuh membuat protein yang disebut autoantibodi. Protein ini menyerang jaringan dan organ dalam tubuh, termasuk ginjal.
Lupus nefritis terjadi ketika autoantibodi lupus mempengaruhi bagian ginjal yang menyaring limbah. Hal ini menyebabkan pembengkakan dan iritasi pada ginjal yang disebut peradangan. Akibatnya akan terdeteksi darah dalam urine, protein dalam urine, tekanan darah tinggi, ginjal tidak berfungsi dengan baik atau bahkan gagal ginjal.
2. Gejala yang dirasakan pengidap lupus nefritis
Tanda dan gejala lupus nefritis meliputi:
- Adanya darah dalam urine
- Urine yang berbusa karena terlalu banyak protein
- Tekanan darah tinggi
- Bengkak di tungkai, pergelangan kaki atau kaki dan terkadang di tangan dan wajah
- Tingginya kadar produk limbah yang disebut kreatinin dalam darah
3. Penyebab terjadinya lupus nefritis
Sebanyak separuh orang dewasa penderita lupus sistemik akan menderita lupus nefritis.
Lupus sistemik menyebabkan sistem kekebalan tubuh merusak ginjal. Kemudian ginjal tidak bisa menyaring limbah sebagaimana mestinya.
4. Faktor risiko yang meningkatkan peluang penyakit lupus nefritis
Satu-satunya faktor risiko lupus nefritis yang diketahui adalah:
- Gender aki-laki
Perempuan lebih mungkin terkena lupus, namun data menunjukkan pasien laki-laki lebih banyak terkena lupus nephritis dibandingkan perempuan.
- Ras atau etnis
Orang kulit hitam, orang Hispanik dan orang Amerika keturunan Asia lebih mungkin menderita lupus nephritis dibandingkan orang kulit putih.
5. Komplikasi penyakit lupus nefritis
Penyakit lupus nefritis bisa menyebabkan beberapa komplikasi pada penderitanya, antara lain:
- Hipertensi
- Gagal ginjal
- Risiko lebih tinggi terkena kanker, terutama yang dimulai pada sel sistem kekebalan tubuh, yang disebut limfoma sel B
- Risiko lebih tinggi terkena masalah jantung dan pembuluh darah
Itulah informasi detail mengenai penyakit lupus nefritis yang diderita Shena Malsiana. Selamat jalan, Shena. Semoga orang-orang terdekatnya diberi ketabahan dan keikhlasan atas kepergian Shena.
Baca juga:
- Shena Malsiana X Factor Anak Didik Rossa Meninggal Dunia
- Hari Lupus Sedunia, Ketahui Fakta Mengenai Penyakit Autoimun Ini
- 6 Artis yang Pernah Berjuang Melawan Penyakit Lupus