Cerita Menarik dari Kontrak Michael Jordan dan Nike di Dunia Basket

Sebelum dikontrak Nike, Michael Jordan ternyata sudah ngebet ingin dikontrak Adidas

7 Desember 2024

Cerita Menarik dari Kontrak Michael Jordan Nike Dunia Basket
nike.com/jordan

Bagi kamu yang merupakan pencinta basket, mungkin sosok Michael Jordan tidak lagi asing. Legenda NBA itu kini sudah menjadi sosok yang sangat lekat dengan brand olahraga asal Amerika, Nike.

Menariknya, ada cerita yang terbilang unik di balik kontrak Michael Jordan dengan Nike. Ternyata, Nike dulunya bukanlah merek sepatu favorit bagi seorang Michael Jordan.

Yuk, simak cerita kontrak Michael Jordan dan Nike di dunia basket lewat rangkuman informasi yang sudah Popmama.com siapkan berikut ini!

Cerita Kontrak Michael Jordan dan Nike di Dunia Basket

1. Michael Jordan ternyata lebih menyukai sepatu Adidas

1. Michael Jordan ternyata lebih menyukai sepatu Adidas
Instagram.com/michael_jordann_

Saat ini, Michael Jordan memang sudah sangat lekat dengan Nike. Walau begitu, Nike ternyata dulunya bukanlah sepatu kesukaan bagi sang pebasket. Alih-alih begitu, Jordan lebih menyukai sepatu yang dikeluarkan Adidas.

Di awal kariernya, Jordan memang sudah jatuh hati dengan sepatu asal brand olahraga asal Jerman itu. Meski begitu, Jordan ternyata sempat terpaksa memakai sepatu merek lain, Converse, saat membela Nort Carolina. Itu karena pelatihnya dulu terikat kontrak.

Ketika bergabung dengan Chicago Bulls, Jordan langsung mendapatkan tawaran dari berbagai brand olahraga. Kala itu, Jordan langsung menjatuhkan pilihannya kepada Adidas.

Editors' Pick

2. Michael Jordan sempat berusaha rayu Adidas untuk mengontraknya, tetapi justru gabung dengan Nike

2. Michael Jordan sempat berusaha rayu Adidas mengontraknya, tetapi justru gabung Nike
nike.com/jordan

Di sisi lain, Nike ternyata berusaha untuk membujuk Jordan agar bergabung dengan mereka. Agen Jordan, David Falk, pun mendorong Jordan untuk mempertimbangkan brand olahraga asal Oregon itu.

Bukannya menerima, Jordan justru menyodorkan kontrak Nike yang diberikan kepadanya dan meminta Adidas untuk mendekati nilai kontrak yang ditawarkan mereka.

Sayangnya, Adidas memilih menolak itu. Mereka pun menilai bahwa NBA kala itu bukanlah sebuah pasar yang penting.

Akhirnya, Nike mengontrak Jordan selama lima tahun dengan nilai 500.000 dolar AS per tahun. Kemudian, lahirlah produk Air Jordan yang kini telah familiar dan dikenal publik, khususnya bagi kalangan anak muda dan pencinta basket.

3. Michael Jordan sempat dilarang NBA karena sepatu Nike yang dipakai tak penuhi standar

3. Michael Jordan sempat dilarang NBA karena sepatu Nike dipakai tak penuhi standar
nike.com/jordan

Kontrak yang diterima Jordan memang terbilang fantastis. Jumlahnya bahkan tiga kali lipat dari kesepakatan sneaker NBA lainnya.

Namun, kegaduhan justru terjadi saat sepatu kolaborasi pertama Jordan dan Nike dilarang NBA karena dinilai tidak memenuhi standar warna yang ditetapkan NBA.

Alhasil, NBA pun memberikan pilihan antara harus bayar denda atau mengganti sepatu. Di sisi lain, Nike justru bersedia membayar denda itu. Menariknya, mereka juga memanfaatkan momen itu untuk iklan versi 1984 yang ikonik.

"Pada 15 September, Nike menciptakan sepatu basket baru yang revoluisoner. Pada 18 Oktober, NBA sempat mengusir dia dari pertandingan. Untungnya, NBA tidak bisa mencegahmu untuk memakainya," bunyi kutipan iklan Nike itu.

4. Michael Jordan bisa dibilang bak penyelamat Nike yang dulu kalah saing

4. Michael Jordan bisa dibilang bak penyelamat Nike dulu kalah saing
nike.com/jordan

Hasil dari kolaborasi Nike dan Michael Jordan ternyata mengejutkan. Sneaker Air Jordan pertama terjual di tahun berikutnya dan mendatangkan hasil penjualan yang bisa dikatakan lebih dari 100 juta dolar AS.

Kehadiran Michael Jordan bahkan bisa dibilang sebagai penyelamat bagi Nike yang dulu kalah saing. Sebab, produk Air Jordan yang dihasilkan Nike mampu menyelamatkan Nike dari keterpurukan.

Dahulu, brand Nike memang kalah saing dengan Adidas dan Converse yang menguasai pasar sepatu olahraga basket. Mereka bahkan hampir putus asa kala itu. Namun, mereka akhirnya bisa bangkit.

Seandainya saja pada 1984 dulu Adidas mau keluarkan uang lebih banyak, mungkin saja Nike tidak akan bisa merasakan bau kesuksesan bersama Jordan melalui merek Air Jordan yang kini sangat populer.

Sementara itu, tidak sedikit pula pihak yang menilai langkah Adidas di masa lalu merupakan blunder terbesar dalam sejarah bisnis perlengkapan olahraga.

Pelajaran Moral dari Kisah Kontrak Jordan dan Nike

Pelajaran Moral dari Kisah Kontrak Jordan Nike
Freepik/jcomp

Kisah yang kamu baca di atas memang sangat menarik. Dari kisah tersebut, bisa dibilang kalau langkah Nike mengontrak Michael Jordan cukup berani.

Meski begitu, langkah berani itulah yang mengubah kondisi mereka saat ini. Melalui kontrak kerja sama dengan Jordan, Nike kini menghasilkan pendapatan yang terbilang fantastis dari brand Air Jordan.

Selain itu, kamu juga bisa paham dari cerita di atas kalau sesuatu yang terlihat kuat dan tampak sukses saat ini belum tentu akan bertahan di masa mendatang.

Berangkat dari kisah Nike dan Jordan, kamu bisa petik pelajaran kalau mimpi besar dan keberanian dalam mengambil keputusan bisa membuka peluang bagi diri kamu sendiri untuk mengubah hidup di masa depan.

Baca juga:

The Latest