Seorang Siswi 16 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Lamongan

Korban dibunuh oleh temannya karena masalah cinta

20 Januari 2025

Seorang Siswi 16 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk Lamongan
Dok. Polres Lamongan

Seorang siswi berinisal VPR (16) ditemukan tewas mengenaskan di Lamongan, Jawa Timur. Jenazahnya sudah dalam kondisi membusuk saat ditemukan oleh warga setempat di sebuah warung kosong. Tragisnya, pelaku pembunuhan ternyata adalah temannya sendiri AI (16). Diduga, motif di balik peristiwa ini adalah masalah cinta yang berujung pada dendam. Kasus ini pun langsung menggemparkan warga sekitar dan menjadi perhatian pihak berwajib.

Polres Lamongan membentuk tim khusus Satreskrim guna melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Seperti apa informasi selengkapnya? Berikut Popmama.com telah merangkumnya lebih lanjut.

1. Dibunuh oleh teman sekelasnya

1. Dibunuh oleh teman sekelasnya
Freepik/Racool_studio

Kapolres Lamongan AKBP Bobby A Condroputra, mengungkapkan bahwa VPR dibunuh oleh teman prianya, AI (16) yang juga berasal dari Kecamatan Made. Korban sebelumnya sempat hilang sebelum mayatnya ditemukan dalam keadaan sudah membusuk di sebuah warung kopi yang sudah lama tidak beroperasi oleh seorang warga.

"Setelah penyelidikan dan hasil autopsi, kami mengkonfirmasi bahwa korban adalah korban pembunuhan. Penganiayaan tersebut dilakukan pada 10 Januari 2025, atau sehari sebelum keluarga korban melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa anaknya tidak pulang, dan (pembunuhan) dilakukan di lokasi tempat ditemukannya mayat korban" ujar Bobby.

2. Pelaku kesal karena cintanya ditolak oleh korban

2. Pelaku kesal karena cinta ditolak oleh korban
Freepik

Ternyata, alasan atau motif di balik pembunuhan tersebut adalah karena pelaku kesal terhadap korban karena cintanya yang ditolak. Emosi pelaku memuncak, dan ia melampiaskan kemarahannya dengan memukuli korban.

Pelaku tidak hanya memukul dengan tangan kosong, tetapi juga menonjok mata kiri korban hingga terluka parah, serta membenturkan kepala korban ke tembok warung. Setelah memastikan korban telah meninggal, pelaku meninggalkan jasad VPR di dalam warkop selama lima hari sebelum ditemukan. 


 

3. Terancam 15 tahun penjara

3. Terancam 15 tahun penjara
Freepik.com/wirestock

Kasat Reskrim, AKP Rizki Akbar Kurniadi, menyatakan bahwa pelaku telah diamankan dan dijerat dengan pasal UU 80 ayat 3 nomor 35 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP.

"Hukuman yang dihadapi pelaku bisa mencapai 15 tahun penjara," tegas Rizki.

Itulah informasi tentang seorang siswi 16 tahun ditemukan tewas membusuk di Lamongan. Semoga kasus tersebut dapat dijadikan pembelajan oleh orangtua untuk mengajarkan anak-anaknya bahwa sebuah penolakan maklum terjadi dan bukan akhir dari segalanya. Semoga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa depan ya!

Baca juga:

The Latest

Pasangan Suami-Istri Adopsi Anak Pekerjakan Paksa Jadi 'Budak'
60 Arti Emoji Lucu WhatsApp Sering Dipakai, Pu Arti Sendiri
Sejarah Nastar, Kue Khas Hari Raya Asal dari Belanda
Mengenal Metode Belajar Active Recall Efektif Ujian
Perkembangan Kehidupan Masyarakat Masa Kerajaan Hindu-Buddha
Belajar dari Serial Adolescence, Ini Dampak Algoritma Medsos bagi Anak
Kisah Nina, "Polisi Sampah" Asal Gresik Diapresiasi Dunia
Apa Itu Brinicle, Fenomena Tornado Es Bawah Laut
7 Rekomendasi Film Keluarga Cocok Ditonton saat Libur Lebaran
Biodata Profil Lion Jonovan, Penyanyi Pu Mimpi Besar