5 Cara Ini Dapat Menghentikan Kebiasaan Bangun Terlalu Pagi pada Anak
Anak bangun terlalu pagi, apa efeknya ya?
23 September 2019
Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Tidur sangat penting. Anak yang mendapatkan kualitas tidurnya baik akan menjadi sehat, mudah fokus, dan bahagia. Karena itu, kualitas tidur yang baik di malam hari sangat penting.
Ketika anak sedang dalam masa pertumbuhan, sebagian akan kurang tidur di siang hari dan lebih banyak tidur di malam hari. Itulah sebabnya mengapa tidur malam dianggap sangat penting. Bagaimana jika anak tidak dapat tidur dengan nyenyak di malam hari dan bangun lebih awal? Tentunya badan akan terasa lelah dan memengaruhi mood.
Nah untuk mengatasi ini, Mama perlu mengetahui alasan anak bangun terlalu pagi dan tidak dapat tidur dengan nyenyak. Simak ulasan Popmama.com berikut ini.
Editors' Pick
Penyebab Anak Tidak Tidur Nyenyak
Seorang anak yang mengalami gangguan tidur biasanya akan menjadi rewel. Anak tersiksa menjalani kegiatan seharian karena kondisi badan yang lelah akibat kurang tidur. Beberapa alasan anak kurang tidur antara lain:
- Rutinitas sering berubah termasuk jadwal tidur,
- terbangun saat mulai terlelap,
- anak mungkin tidur dalam keadaan lapar,
- lingkungan tidur anak tidak kondusif untuk tidur yang baik,
- tidur tidak nyaman sehingga anak sering membolak-balikkan badan sepanjang malam.
Mengapa Anak Bangun Terlalu Pagi
Jika anak tidak tidur nyenyak dan bangun lebih awal di pagi hari ini juga akan menjadi hal yang menyiksanya. Anak lelah, rewel, dan mengantuk di siang hari. Sehingga anak membutuhkan tidur siang yang panjang dan akibatnya mereka tidur larut malam serta bangun pagi. Ini akan menjadi suatu lingkaran setan jika tidak diatasi.
Untuk mengatasi masalah ini, Mama harus mencari penyebabnya dulu. Beberapa alasan berikut mungkin terjadi pada anak Mama:
- Anak tidur larut malam
Jadwal tidur yang terlambat tidak berarti bangun lebih siang. Ketika anak terlambat tidur, mereka kelelahan. Ketika mereka kelelahan, mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk terlelap, kualitas tidurnya juga buruk. Hasilnya adalah anak bangun lebih pagi.
- Anak tidak cukup tidur siang hari
Mama mungkin berpikir kalau anak tidak tidur siang maka ia akan lebih mudah terlelap di malam hari. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang tidur siang dalam waktu singkat atau tidak tidur sama sekali lebih sulit tidur di malam hari.
- Anak terjaga untuk waktu yang panjang
Jika ada jeda panjang antara waktu tidur siang dengan tidur malam, kemungkinan dapat menyebabkan ia kesulitan tidur di malam hari. Dan akibatnya bangun tidur awal. Dokter menyarankan bahwa hanya ada 4 jam terjaga antara tidur siang dan waktu tidur malam.