Bacaan Doa Setelah Adzan Subuh Beserta Latin dan Artinya
Rasulullah bersabda bahwa doa di antara adzan dan ikamah tidak akan tertolak
21 Februari 2025

Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Setelah adzan berkumandang merupakan salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa. Sebagai umat muslim, kita disunnahkan untuk menjawab lafadz adzan dan mengucapkan doa setelah selesai adzan.
Berikut ini Popmama.com akan memberikan informasi tentang bacaan doa setelah adzan subuh beserta latin dan artinya. Disimak, ya!
1. Bacaan lafadz ketika adzan subuh
Ketika mendengar lafadz asyhadu anna mumammadar rasulullah, kita disunnahkan untuk mengucapkan bacaan berikut:
Wa ana asyhadu anna muhammadar rasuulullah, radliitu billaahi rabbaa, wa bi muhammadin shallallaahu 'alaiahi wa sallama rasuulaan, wa bil islaami diinaa
Artinya: "Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam sebagai nabiku dan agama Islam sebagai agamaku."
Jika muadzin mengucapkan hayya 'alal falah, kita disunnahkan untuk mengucapkan lafadz berikut ini:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Lā haula wa lā quwwata illā billāh
Artinya: "Tiada daya upaya dan kekuatan melainkan hanya dengan kehendak Allah."
Jika muadzin mengucapkan ashshalatu khairum minan nawm, kita disunnahkan untuk mengucapkan lafadz berikut ini:
صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ
Shadaqta wa bararta
Artinya: “Engkau telah berkata dan telah berbuat baik."
Ketika ikamah, kita disunnahkan untuk mengucapkan lafadz berikut ini:
أقامها الله وادامها
Aqaamahallahu wa adaamahaa
Artinya: "Semoga Allah menegarkan dan selalu melanggengkannya."
Editors' Pick
2. Bacaan setelah shalawat nabi
Setelah mengucapkan lafadz adzan, dianjurkan membaca shalawat nabi. Kemudian, dilanjutkan membaca doa berikut ini:
اللّٰهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَـامُحَمـَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَالدَّرَجَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا المَحْمُودًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ
Allâhumma Rabba hâdzihid-da'wati at-tâmmati, wash-shalâtil-qâimati, âti sayyidanâ Muhammad al-washilah wal fadlîlah, wad-darajatar rafî'ah wab'atshu maqâman mahmûdan alladzî wa'adtah, innaka lâ tukhliful-mî'âd
Artinya: "Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan salat yang tetap didirikan, kurniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkau janjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang."