Letak Museum Nasional, Museum Terbesar di Indonesia
Museum Nasional pernah dilanda kebakaran hingga harus ditutup sementara
30 Januari 2025

Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Terletak di jantung ibu kota Jakarta, Museum Nasional atau yang lebih dikenal dengan sebutan Museum Gajah, adalah saksi bisu perjalanan panjang sejarah dan kebudayaan Indonesia.
Museum Nasional merupakan museum terbesar di Indonesia dengan koleksi lebih dari 140 ribu benda bersejarah yang meliputi arkeologi, etnografi, keramik, hingga manuskrip kuno, museum ini juga menjadi salah satu pusat pengetahuan terbesar di Asia Tenggara.
Museum yang terletak tepat di jantung kota Jakarta ini sempat ditutup untuk publik akibat kebakaran yang terjadi pada 16 September 2023.
Museum ini dikenal dengan sebutan Museum Gajah karena terpapat sebuah patung gajah pemberian Raja Chulalongkorn (Rama V) dari Thailand yang berada di halaman depan museum.
Tak hanya menawarkan pameran edukatif, Museum Nasional juga memiliki gaya arsitektur klasik dan modern yang memanjakan mata, membuatnya menjadi destinasi wisata yang ideal untuk keluarga, pelajar, khususnya para pecinta sejarah.
Kali ini Popmama.com akan memberikan informasi seputar letak Museum Nasional, museum terbesar di Indonesia. Simak informasinya di bawah ini.
1. Isi Museum Nasional
Museum Nasional adalah salah satu institusi budaya paling berharga di Indonesia. Museum ini menyimpan beragam koleksi yang mencerminkan kekayaan sejarah dan budaya Nusantara. Lebih dari sekadar tempat belajar, Museum Nasional menjadi jendela untuk memahami perjalanan panjang bangsa ini melalui artefak-artefak yang penuh makna.
Setiap sudutnya menyimpan cerita menarik, mulai dari peninggalan kerajaan-kerajaan kuno hingga tradisi budaya yang masih hidup hingga hari ini. Dengan perannya sebagai pusat edukasi dan pelestarian, Museum Nasional tak hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga menghubungkan generasi masa kini dengan akar sejarah yang menjadi bagian dari identitas Indonesia.
Editors' Pick
2. Sejarah Museum Nasional
Museum Nasional didirikan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1778 dengan nama awal Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Perhimpunan Seni dan Ilmu Pengetahuan Batavia). Sejak itu, museum ini telah berfungsi sebagai pusat studi dan pengumpulan berbagai artefak yang mencerminkan budaya serta sejarah Indonesia.
Pada tahun 1868, museum ini resmi memiliki bangunan permanen yang dirancang oleh arsitek asal Belanda, JA Schilfgaarde, dan diresmikan oleh pemerintah kolonial Belanda. Museum Nasional menjadi salah satu tempat utama untuk penelitian di bidang arkeologi dan etnografi, dengan koleksi yang terus berkembang seiring waktu.