Cara Mendidik Anak yang Terlanjur Tidak Menurut Pada Orangtua
Mendidik anak memang susah-susah gampang ya, Ma
22 Februari 2023

Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Menjadi orangtua merupakan sebuah tantangan, apalagi dalam mendidik anak yang terlanjur tidak menurut. Pasalnya, tidak semua orangtua paham bagaimana cara mendidik anak dengan baik dan benar.
Sebab itu, setiap orangtua memerlukan waktu untuk belajar. Tidak hanya menjadi orangtua yang baik, tetapi juga bagaimana mendidik anak agar nurut pada orangtua.
Hal tersebut tentu berhubungan erat dengan cara berkomunikasi. Gaya berkomunikasi setiap orangtua dengan anak-anaknya pasti berbeda-beda. Mungkin, ada yang bersikap agresif, pasif, lembut, tegas, dan lain sebagainya.
Metode interaksi orangtua dengan anak akan memengaruhi kemampuan dan kemauan anak untuk mendengarkan apa kata orangtua. Oleh karena itu, Mama sebagai orangtua perlu berhati-hati dalam berkomunikasi dengan anak. Anak akan semakin sulit diatur dan tidak menurut jika terjadi kesalahpahaman komunikasi.
Akan tetapi, bagaimana jika anak mama sudah terlanjur tidak menurut pada orangtua?
Berikut Popmama.com telah merangkumkan cara mendidik anak yang terlanjur tidak menurut pada orangtua menurut Buya Yahya melalui akun Youtube Al-Bahjah TV. Terapkan metode ini di rumah dan jangan lupa untuk berkomunikasi dengan baik, Ma.
1. Bersikap lemah lembut, hindari bersifat kasar pada anak
Dalam mendidik anak Mama harus menghindari sifat kasar. Sikap yang terlalu keras sangat tidak layak dan tidak dianjurkan untuk mendidik anak.
Sikap lemah lembut harus lebih diutamakan dalam mendidik anak, sekalipun Mama tengah merasa marah. Sebab ketika marah, kita sebagai orangtua kadang kala melukai hati anak, baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
Dengan membiasakan sifat lembut kepada anak, anak pun akan melihat dan mengikuti sifat tersebut. Sebaliknya, jika Mama sering mengeluarkan sifat kasar dan marah, anak pun akan pelajari sifat itu dan mengikutinya.
"Tidak semestinya kita memperlakukan anak dengan kasar. Dengan kekerasan dan dengan kalimat yang keras. Astagfirullah, kita harus melakukannya2 dengan kelembutan. Mendidik mereka dengan cara-cara lemah lembut, dapat dipastikan sifat kasar akan terpangkas," tutur Buya Yahya.
Editors' Pick
2. Masukkan anak ke lingkungan yang baik
Ketika mendapati kondisi anak yang tidak menurut pada orangtua, sebagai orangtua kita juga mengerti bahwa ada fase di mana seorang anak mengekspresikan dirinya Namun, jangan dibiasakan ya, Ma.
Anak memiliki kebiasaan yang memengaruhi dirinya, seperti lingkungan, teman bermain, dan kegiatan yang dilakukan. Agar si Kecil bisa menjadi anak yang baik dan penurut, masukkanlah anak ke lingkungan yang baik agar mendapat teman bermain yang baik pula.
Salurkan juga kemampuan mereka ke dalam kegiatan-kegiatan yang positif dan mendidik. Dengan begitu, anak akan mampu mengekspresi dirinya dan bersifat baik.