3 Tanda Anak Punya Pondasi Mental yang Sehat dan Cara Mewujudkannya
Jadi kunci penting anak sampai dewasa, yuk bangun pondasi mental sehat sejak dini
18 Desember 2024
Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Sebagai orangtua, tentunya kita perlu memastikan anak tumbuh dengan pondasi mental yang sehat, karena ini akan menjadi salah satu prioritas utama untuk kehidupannya sampai dewasa kelak.
Kesehatan mental yang baik sejak dini membantu anak mengembangkan rasa percaya diri, kemampuan mengelola emosi, dan keterampilan sosial yang kuat.
Nah, kira-kira anak yang seperti apa sih yang memiliki pondasi mental sehat? Serta, apa saja langkah yang bisa dilakukan untuk mendukung pembentukan mental mereka?
Simak informasi selengkapnya dalam artikel Popmama.com berikut ini.
Editors' Pick
1. Ciri-ciri anak punya pondasi mental yang sehat
Di era sekarang ini, banyak orangtua semakin melek informasi terkait kesehatan mental anak-anaknya. Hal ini karena kesehatan mental menjadi satu prioritas utam anak dalam menjalani kehidupannya.
Untuk melihat ciri anak punya pondasi mental yang sehat sebenarnya cukup mudah, Ma. Bisa dilihat langsung dari tumbuh kembang anak sehari-hari.
Biar lebih mudah mengenali, berikut ciri-ciri anak punya pondasi mental yang sehat:
Berani eksplorasi lingkungan baru
Si Kecil berani memerlihatkan rasa percaya diri dan merasa aman mencoba hal-hal baru.Ramah ketika bertemu dengan orang baru
Anak mama akan merasa nyaman saat berinteraksi, seperti menyapa atau tersenyum, mencerminkan keterampilan sosial yang baik.Mau bermain dengan teman sebaya
Saat di tempat bermain, anak cenderung berani untuk berbagi, bekerja sama, dan membangun hubungan positif dengan orang lain, terlebih teman sebayanya.
2. Cara membangun pondasi mental yang sehat pada anak
Untuk bisa mewujudkan anak dengan pondasi mental sehat seperti penjelasan sebelumnya, tentu orangtua perlu memberikan lingkungan yang aman untuk anak.
Selain itu, Mama dan Papa juga bisa memenuhi 5 bahasa kasihnya setiap hari. Berikut bahasa kasih yang bisa diberikan kepada si Kecil setiap harinya:
- Sentuhan: Berikan sentuhan pada anak melalui peluk dan cium sebagai bentuk sayang kepadanya.
- Quality time: Cobalah untuk meluangkan waktu dengan bermain atau ngobrol bersama anak setiap hari.
- Afirmasi: Beri afirmasi dengan kata-kata positif yang mau kita tanamkan di benak anak.
- Giving: Berikan hadiah kecil, seperti kue yang Mama buat sendiri, bunga, mainan, atau apapun yang tidak melulu berupa barang.
- Service: Bahasa kasih satu ini bisa berupa menyuapai atau memandikan anak dengan tulus dan penuh rasa senang karena mereka bisa merasakan.