Cita Raya: HIKAYAT, Perpaduan Modestwear dan Tenun untuk Lebaran

Terdiri dari 4 brand lokal terbaik yaitu IKYK, RiaMiranda Signature, Artkea Stripes, dan Kami.

27 Februari 2025

Cita Raya HIKAYAT, Perpaduan Modestwear Tenun Lebaran
Dok. Cita Raya: HIKAYAT

Kolaborasi spesial antara Lomma dan Cita Tenun Indonesia bersama empat brand modestwear progresif IKYK, RiaMiranda Signature, Artkea Stripes, dan Kami. melahirkan koleksi eksklusif bertajuk Cita Raya: HIKAYAT.

Mengangkat keindahan kain tenun sebagai bagian dari modest fashion, koleksi ini hadir dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2024.  Koleksi Cita Raya: HIKAYAT menghadirkan 52 koleksi womenswear dan menswear dengan sentuhan tenun hasil kreasi dari empat label mode, menawarkan ragam palet warna dan siluet dengan mempertahankan karakter modestwear yang tertutup dan anggun.

Ragam kain tenun dipadukan dengan material seperti katun dan linen, serta diperkaya dengan teknik bordir dan patchwork untuk memberikan sentuhan detail yang lebih dinamis namun tetap breathable.

Koleksi ini ditampilkan pada gelaran peragaan busana di St. Regis Hotel, Jakarta (25/02), dengan dukungan dari berbagai brand seperti Asiana Group, BNI, Wardah, Garuda Indonesia, First Care, Kusmana, Clemence Ellery, Live Life, dan Islamic China Travel.

Berikut Popmama.com akan ulas mengenai koleksi perpaduan modest wear dan kain tenun. 

1. Perpaduan modestwear dan tenun dalam fashion kontemporer

1. Perpaduan modestwear tenun dalam fashion kontemporer
Dok. Cita Raya: HIKAYAT

Koleksi Cita Raya: HIKAYAT hadir sebagai bentuk eksplorasi baru dalam dunia fashion, mempertemukan dua elemen yang kaya akan makna budaya—modestwear dan kain tenun Nusantara. Founder Lomma, Dita Konar, menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas pasar modest fashion sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap tenun Indonesia.

“Kolaborasi ini merupakan titik temu antara modestwear dengan tenun yang masih belum banyak dieksplor. Sebagai ruang kreatif, Lomma ingin mendukung eksplorasi fashion seluas-luasnya, untuk itu kami mencoba mengkolaborasikan dua konsep fashion yang sudah punya komunitas masing-masing: tenun dan modestwear, agar market keduanya bisa semakin luas dan para brand owner juga melahirkan inovasi baru,” ujar Dita Konar.

Editors' Pick

2. 4 brand modestwear yang menyatukan tenun dan fashion modern dalam Cita Raya: HIKAYAT

2. 4 brand modestwear menyatukan tenun fashion modern dalam Cita Raya HIKAYAT
Dok.Cita Raya: HIKAYAT

Empat brand modestwear progresif ikut berkontribusi dalam koleksi "Cita Raya: HIKAYAT". Masing-masing menghadirkan ciri khasnya dalam interpretasi kain tenun. Mereka mengungkapkan keunggulan desai yang mereka tampilkan saat mengisi sesi jumpa pers pada Selasa (25/2/2025), di Lomma Jakarta Selatan. 

Yuk, kenalan dengan mereka!

  • IKYK
    Menghadirkan konsep kembali ke akar budaya dengan koleksi yang menonjolkan sentuhan tradisional dalam desain modern. "Ada banyak hal yang ingin kami hidupkan kembali dari budaya kita, dan pada akhirnya, kita selalu kembali menjadi diri kita sendiri," ujar Anandia Putri Harahap, Founder IKYK. 

  • RiaMiranda Signature
    Menampilkan desain feminin yang lembut dan elegan dengan kombinasi motif khas serta warna-warna pastel yang timeless. "Kami ingin setiap perempuan merasa nyaman dan percaya diri saat mengenakan koleksi ini," kata Ria Miranda, Founder RiaMiranda Signature. 

  • Kami.
    Mengusung pendekatan minimalis dengan potongan busana yang versatile, tetap mengedepankan unsur modesty dan keanggunan kain tenun. "Kami percaya bahwa kain tradisional bisa diinterpretasikan dengan cara yang lebih modern tanpa kehilangan esensi budayanya," ujar Afina Candarini, Founder Kami. 

  • Artkea Stripes
    Eksplorasi motif garis dan tekstur kain yang lebih eksperimental, memberikan nuansa kontemporer yang tetap nyaman untuk dikenakan. "Kami ingin menampilkan sisi lain dari tenun yang lebih berani dan out of the box," ungkap Arvi Sardadi, CEO Artkea Stripes. 

Dengan filosofi dan estetika yang berbeda, keempat brand ini membuktikan bahwa kain tenun memiliki fleksibilitas luar biasa dalam fashion modern.

3. Pesan budaya di balik koleksi Cita Raya: HIKAYAT

3. Pesan budaya balik koleksi Cita Raya HIKAYAT
Dok. Cita Raya: HIKAYAT

Kata Hikayat sendiri diambil dari istilah dalam sastra Melayu yang mencerminkan perjalanan sejarah, agama, dan budaya. Koleksi ini mengangkat dinamika perjalanan agama Islam di Indonesia serta keberagaman wastra Nusantara, menjadikannya lebih dari sekadar fashion statement, tetapi juga simbol warisan budaya yang terus hidup

Dalam sesi jumpa pers, Sjamsidar Isa, Pengurus Cita Tenun Indonesia Bidang Pengendali Mutu mengatakan berbagi pandangannya mengenai kolaborasi unik ini sebagai bentuk cinta terhadap wastra Indonesia. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap kebanggaan Indonesia, khususnya dalam upaya melestarikan wastra Nusantara.

Lebih lanjut, Ibu Sjamsidar Isa menjelaskan bahwa CTI terus berusaha memperkenalkan kain tenun Indonesia melalui berbagai kegiatan, termasuk program perlindungan dan pelestarian kain tradisional. Menurutnya, pelestarian wastra bukan hanya tanggung jawab CTI semata, tetapi juga menjadi kewajiban bersama seluruh masyarakat agar warisan budaya ini tetap lestari.

Selain menjaga keberlanjutan wastra, Ibu Sjamsidar Isa juga menekankan dampak sosial dari pelestarian ini. Dengan terus mengapresiasi dan mengenakan tenun Indonesia, masyarakat turut membantu meningkatkan kesejahteraan para pengrajin lokal. Saat ini, CTI telah menjalankan program pelestarian ini di 14 provinsi dan 28 kabupaten, menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga dan mengembangkan kain tradisional Indonesia.

4. Dukungan terhadap pengrajin lokal dan slow fashion

4. Dukungan terhadap pengrajin lokal slow fashion
Dok. Cita Raya: HIKAYAT

Koleksi ini menggunakan kain tenun asli dari para pengrajin lokal yang dibina oleh Cita Tenun Indonesia (CTI), dengan beragam corak dan teknik dari berbagai daerah seperti Kalimantan Barat, Jawa Barat, Bali, Sumatera Selatan, hingga Sulawesi Selatan.

“Kolaborasi ini adalah bentuk dukungan terhadap kebanggaan Indonesia, khususnya dalam melestarikan wastra Nusantara. Dengan melestarikan wastra Indonesia, kita bisa memberikan kehidupan yang lebih layak bagi para pengrajin lokal,” ujar Sjamsidar Isa dari CTI. Sjamsidar menambahkan “Apresiasi setinggi-tingginya untuk semua desainer yang sudah menyertakan elemen tradisional dalam koleksi mereka." 

Sebagai bagian dari gerakan slow fashion, koleksi ini dirilis dalam jumlah terbatas. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk produksi lebih banyak seiring meningkatnya permintaan.

5. Belanja koleksi eksklusif dengan penawaran spesial

5. Belanja koleksi eksklusif penawaran spesial
Dok. Cita Raya: HIKAYAT

Koleksi Cita Raya: HIKAYAT bisa didapatkan langsung di Lomma Experience Booth saat Fashion Show tanggal 25 Februari 2025 di Astor Ballroom, St. Regis Hotel, Jakarta mulai pukul 16.00 WIB. Untuk kamu yang tidak sempat hadir, koleksi ini juga tersedia di Lomma Shop mulai 10 Maret 2025.

Sebagai tambahan, nasabah BNI bisa menikmati berbagai keuntungan spesial, seperti diskon hingga 20% untuk transaksi dengan Kartu BNI & wondr by BNI, cicilan 0% dengan tenor 3 bulan, serta diskon hingga 50% dengan BNI Rewards Point. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki koleksi spesial ini dengan penawaran terbaik!

Demikian informasi mengenai koleksi Cita Raya: HIKAYAT, sebuah kolaborasi unik yang mengangkat keindahan tenun Nusantara dalam balutan modestwear modern. Dengan mengedepankan slow fashion dan mendukung perajin lokal, koleksi ini tidak hanya menawarkan gaya yang elegan untuk Ramadan, tetapi juga berkontribusi dalam melestarikan budaya Indonesia.

Baca Juga: 

The Latest