SPBU Shell Milik Siapa? Mendadak Penuh Antrean Motor dan Mobil
SPBU Shell kini diminati banyak pengendara motor dan mobil
28 Februari 2025

Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Belakangan ini, antrean panjang di SPBU Shell menjadi pemandangan yang akrab di tengah isu dugaan korupsi minyak mentah yang melibatkan Pertamina. Dua perusahaan anak Pertamina, yaitu PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina International Shipping, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Hal ini membuat banyak masyarakat beralih mencari bahan bakar di SPBU swasta, khususnya Shell, yang menawarkan alternatif yang menarik di tengah ketidakpastian. SPBU Shell, yang merupakan bagian dari jaringan global Shell plc, kini memperoleh perhatian lebih karena situasi ini.
Penasaran dengan kelanjutannya? Yuk simak Popmama.com merangkum pemilik SPBU Shell yang mendadak penuh antrean motor dan mobil secara lebih detail.
1. Siapa pemilik Shell Indonesia?
Shell Indonesia sepenuhnya dimiliki oleh Shell plc, yang merupakan perusahaan multinasional dengan basis di Inggris dan Wales. Shell plc, yang awalnya dikenal sebagai Royal Dutch Shell, dibentuk dari penggabungan beberapa perusahaan pada tahun 1907. Sejak saat itu, perusahaan ini telah berkembang menjadi salah satu yang terbesar di sektor energi di dunia.
Sebagai anak perusahaan dari Shell plc, Shell Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjalankan operasional dan strategi bisnisnya di Indonesia. Dengan lebih dari 170 SPBU yang tersebar di berbagai wilayah, Shell Indonesia menyediakan bahan bakar berkualitas serta layanan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
2. Sejarah singkat Shell di Indonesia
Sejarah Shell di Indonesia dimulai pada tahun 1884, ketika Aeilko Jans Zijlker menemukan tanda-tanda minyak di Sumatra Utara. Meskipun upaya awalnya mengalami kegagalan, Zijlker tidak menyerah dan berhasil menemukan minyak komersial pada tahun 1885. Penemuan ini menandai awal dari eksplorasi minyak di Indonesia dan pembentukan industri minyak di negara ini.
Pada tahun 1890, Zijlker mendirikan Royal Dutch Petroleum Company, yang kemudian menjadi bagian dari Shell. Sejak itu, Shell terus berkembang, dengan keberhasilan eksplorasi di Sumatra menjadi fundamental untuk ekspansi perusahaan di tingkat internasional. Sebagai pionir di bidang energi, Shell Indonesia telah berkontribusi pada perkembangan industri minyak di tanah air.