10 Penyebab Puting Payudara Sakit dan Cara Mengatasinya

Puting payudara yang sakit bisa mengganggu aktivitas Mama

22 Februari 2025

10 Penyebab Puting Payudara Sakit Cara Mengatasinya
Freepik/rawpixel.com

Puting payudara yang terasa sakit bisa menjadi hal mengganggu, terutama jika terjadi tanpa alasan jelas. Sensasi nyeri ini bisa ringan hingga cukup menyakitkan, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Beberapa perempuan mungkin mengalami rasa sakit ini sesekali, sementara yang lain mengalaminya lebih sering, terutama saat mendekati menstruasi, menyusui, atau setelah berolahraga. Namun, apakah nyeri pada puting selalu menjadi hal yang normal?

Nyatanya, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan puting payudara sakit, mulai dari hal sederhana hingga kondisi medis tertentu dan perlu diwaspadai. Karena itu, penting untuk memahami penyebabnya agar bisa menemukan cara mengatasinya dengan tepat.

Dalam artikel ini, Popmama.com akan membahas 10 penyebab puting payudara sakitdan cara mengatasinya. Dengan memahami penyebabnya, Mama bisa lebih tenang dan tahu kapan harus mencari pertolongan medis jika diperlukan. Yuk, simak informasinya!

1. Gesekan dengan pakaian

1. Gesekan pakaian
Freepik

Gesekan antara puting payudara dan pakaian, terutama saat berolahraga atau mengenakan bra yang tidak pas, dapat menyebabkan iritasi dan rasa sakit pada puting. Bra yang terlalu longgar atau ketat dapat meningkatkan gesekan, mengakibatkan puting menjadi lecet atau pecah-pecah. 

Untuk mencegahnya, disarankan mengenakan bra dengan ukuran yang tepat dan bahan lembut. Melansir dari Healthline, gesekan dari pakaian atau bahan lain dapat menyebabkan iritasi pada puting, yang sering disebut sebagai jogger's nipple

2. Perubahan hormon

2. Perubahan hormon
Pinterest.com/Viona Olyvia Zhu

Fluktuasi hormon estrogen dan progesteron selama siklus menstruasi dapat menyebabkan payudara dan puting menjadi lebih sensitif dan nyeri. Biasanya, rasa sakit ini muncul beberapa hari sebelum menstruasi dan mereda setelahnya. 

Selain itu, perubahan hormon selama kehamilan juga dapat menyebabkan puting terasa sakit dan lebih sensitif. Menurut Healthline, perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron adalah penyebab umum nyeri payudara selama perimenopause dan menopause

3. Kehamilan

3. Kehamilan
Freepik/our-team

Pada awal kehamilan, tubuh mengalami peningkatan hormon yang signifikan, dapat menyebabkan perubahan pada payudara, termasuk puting bisa menjadi lebih besar, gelap, dan sensitif. Melansir dari Healthline, perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan nyeri payudara dan puting.

Rasa sakit atau ketidaknyamanan pada puting sering kali menjadi salah satu tanda awal kehamilan. Selain itu, persiapan tubuh untuk menyusui juga dapat menyebabkan perubahan ini.

4. Menyusui

4. Menyusui
Freepik/yanalya

Proses menyusui dapat menyebabkan puting terasa sakit, terutama jika teknik pelekatan bayi tidak tepat. Pelekatan yang salah dapat menyebabkan puting lecet, pecah-pecah, atau bahkan berdarah. 

Selain itu, infeksi seperti mastitis atau infeksi jamur (thrush) juga dapat menyebabkan rasa sakit pada puting selama menyusui. Menurut Healthline, pelekatan yang tidak tepat dan infeksi jamur adalah beberapa penyebab umum nyeri puting pada ibu menyusui. 

5. Mastitis

5. Mastitis
Freepik/stefamerpik

Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara yang sering disebabkan oleh infeksi. Kondisi ini biasanya terjadi pada ibu menyusui dan ditandai dengan gejala seperti puting yang sakit, payudara bengkak, kemerahan, dan demam. 

Mastitis memerlukan penanganan medis, termasuk pemberian antibiotik dan perawatan lainnya. Melansir dari Healthline, mastitis adalah infeksi pada jaringan payudara yang dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan kemerahan.

6. Infeksi jamur (kandidiasis)

6. Infeksi jamur (kandidiasis)
Freepik/stefamerpik

Infeksi jamur pada puting, atau kandidiasis, dapat menyebabkan rasa sakit, gatal, dan kemerahan pada puting. Kondisi ini sering terjadi pada ibu menyusui, terutama jika bayi atau ibu baru saja menjalani terapi antibiotik. 

Infeksi ini memerlukan pengobatan antijamur untuk mengatasinya. Menurut Healthline, infeksi jamur dapat menyebabkan nyeri dan iritasi pada puting, terutama pada ibu menyusui.

7. Iritasi kulit atau alergi

7. Iritasi kulit atau alergi
medelabreastfeedingblog.com.au

Puting payudara dapat bereaksi terhadap bahan kimia dalam deterjen, sabun, atau lotion, menyebabkan iritasi atau dermatitis kontak. Gejalanya meliputi kemerahan, gatal, dan rasa sakit pada puting. 

Mengganti produk perawatan atau deterjen dengan yang hipoalergenik dapat membantu mencegah iritasi ini. Melansir dari Healthline, iritasi kulit akibat bahan kimia dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit pada puting.

8. Aktivitas seksual

8. Aktivitas seksual
Freepik/jcomp

Stimulasi atau gesekan berlebihan pada puting selama aktivitas seksual dapat menyebabkan iritasi dan rasa sakit. Meskipun beberapa orang menikmati stimulasi puting, penting untuk memastikan bahwa intensitasnya tidak menyebabkan ketidaknyamanan atau kerusakan pada jaringan puting. 

Jika rasa sakit terjadi, disarankan untuk mengurangi intensitas stimulasi dan menggunakan pelumas untuk mengurangi gesekan. Menurut Healthline, gesekan yang berlebihan selama aktivitas seksual dapat menyebabkan iritasi dan nyeri pada puting.

9. Kanker payudara

9. Kanker payudara
Freepik/Jcomp

Meskipun jarang, rasa sakit pada puting bisa menjadi gejala kanker payudara, terutama jika disertai dengan perubahan lain seperti benjolan, keluarnya cairan yang tidak biasa dari puting, atau perubahan bentuk dan tekstur kulit payudara. 

Jika kamu mengalami gejala-gejala ini, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Melansir dari Healthline, meskipun sebagian besar nyeri payudara tidak terkait dengan kanker, penting untuk mewaspadai gejala yang tidak biasa dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan.

10. Terbakar sinar matahari

10. Terbakar sinar matahari
Pexels/Pixabay

Melansir dari Healthline, paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi dan luka bakar pada puting serta meningkatkan sensitivitasnya. Kulit yang terbakar sinar matahari dapat menjadi merah, perih, kering, bahkan mengelupas, menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri pada puting.

Selain itu, paparan sinar UV yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko penuaan dini pada kulit payudara dan puting, yang membuatnya lebih rentan terhadap iritasi dan kerusakan jangka panjang. Beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa area puting perlu dilindungi dari sinar matahari, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.

Jika puting sudah mengalami iritasi akibat sinar matahari, perawatan dengan pelembap berbahan lembut seperti lidah buaya atau krim berbasis pelembap dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan dan mempercepat penyembuhan.

Untuk mencegah puting terbakar sinar matahari, penting untuk menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi di seluruh area payudara, terutama saat mengenakan pakaian terbuka atau saat berada di pantai. 

Setelah memahami  10 penyebab puting payudara sakit, kini Mama bisa lebih waspada terhadap faktor-faktor yang mungkin memicu kondisi ini. Beberapa penyebab, seperti gesekan pakaian atau perubahan hormon, merupakan hal yang wajar dan bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup sederhana.

Namun, jika nyeri berlangsung lama atau disertai dengan gejala lain seperti benjolan atau perubahan tekstur kulit, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu Mama menjaga kesehatan payudara dengan lebih baik!

Baca juga:

The Latest

Waktu Cocok Membaca Ayat Seribu Dinar, Menurut Ulama Hadis
12 Rekomendasi Susu Penambah Berat Badan Dewasa, Kaya Nutrisi
7 Cafe Instagramable Sentul, Tempat Nongkrong Saat Liburan
9 Cara Mencegah Mabuk Perjalanan saat Liburan Bersama Keluarga
Konsumsi Makanan Tinggi Protein Cegah Mabuk Perjalanan Saat Liburan
Liburan Selesai, 6 Cara Memulihkan Kondisi Keuangan setelah Liburan
Waspada Ini Penyakit Biasa Menyerang setelah Lebaran
7 Rental Mobil Terdekat Makassar, Praktis Perjalanan
Apa Itu Kanker Kolorektal Ketahui Gejala Penyebabnya
Podcast hingga Live Music Jadi Agenda ‘Bubaran’ The Changcuters