Eksklusif: Cara Mengatasi Kekhawatiran Menjadi seorang Papa a la Jonas Rivanno dan Ammar Zoni
Diungkapkan oleh Jonas dan Ammar bahwa fondasi keyakinan penting ditanamkan sejak anak usia dini
11 November 2021
Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Setelah menikah dan menjalani bahtera rumah tangga, kehadiran anak tentu menjadi hal yang begitu didambakan bagi setiap pasangan. Ketika pasangan suami istri telah dikaruniai seorang anak, perasaan senang sekaligus khawatir pun turut dirasakan oleh mereka.
Tak hanya seorang mama saja yang merasakan kekhawatiran berlebih, menjabat status baru sebagai seorang papa juga turut mengalami hal serupa. Meski rasa syukur dan bahagia begitu besar dirasakan, terselip pula beberapa kekhawatiran yang seorang papa rasakan saat menjalani peran baru tersebut.
Menyambut momentum Hari Ayah Nasional tahun ini yang jatuh pada 12 November 2021, Popmama.com menghadirkan dua sosok Papa tangguh dan penyayang, yaitu Jonas Rivanno dan Ammar Zoni sebagai Millennial Papa of the Month edisi November 2021 Spesial Hari Ayah.
Lewat wawancara eksklusif, keduanya berbagi cerita bagaimana mereka menjalani peran sebagai seorang papa untuk anak mereka yakni Chloe Emmanuelle Van Wattimena dan Air Rumi Akbar 1453.
Mengingat adanya perbedaan pergaulan antara anak-anak di zaman dahulu dengan saat ini, Jonas dan Ammar pun berbagi cara bagaimana mereka mengatasi kekhwatiran menjadi Papa di era saat ini.
Berikut Popmama.com rangkum cerita selengkapnya secara ekslusif, bagaimana Ammar Zoni dan Jonas Rivanno mengatasi kekhwatiran mereka sebagai seorang papa.
Editors' Pick
1. Jonas dan Ammar melihat adanya perbedaan pergaulan di zaman dulu dan sekarang
Jika membahas pergaulan anak saat ini dengan zaman dahulu, tentu terlihat perbedaan yang begitu jelas. Bukan begitu, Ma, Pa? Terdapat perbedaan yang sangat berarti antara kehidupan anak zaman dahulu, dengan pergaulan di zaman sekarang.
Hal ini turut dirasakan oleh kedua Papa hebat, Jonas Rivanno dan Ammar Zoni. Mereka merasa bagaimana perubahan pergaulan yang mereka alami zaman dulu, terasa begitu berbeda dengan pergaulan yang ada saat ini.
Baik Jonas maupun Ammar, menurut mereka adanya bentuk penyampaian informasi yang lebih efektif dan efisien di era saat ini dapat lebih memudahkan bagi mereka mendapat informasi yang ada.
Namun, banyaknya informasi yang beredar tentu saja membuat rasa khawatir akan informasi yang tidak benar bagi anak-anak mereka. Sehingga keduanya mengatasi hal tersebut dengan meyakinkannya kepada Tuhan, serta berpikir positif untuk kehidupan putra-putri mereka.
"Kekhawatiran itu datangnya bukan dari Tuhan, itu datang dari sisi jahat. Jadi ketika kekhawatiran itu datang, simpel saja sih, saya tinggal berdoa. Cukup dengan berdoa karena saya tahu saya sudah melakukan yang terbaik, sisanya biar Tuhan yang mengurus," ujar Jonas Rivanno.
Sejalan dengan yang disampaikan Jonas Rivanno, Ammar Zoni rupanya menerapkan hal serupa untuk mengatasi kekhawatiran yang ada saat menjalani peran seorang papa di era saat ini. Menurutnya:
"Nggak (khawatir), karena saya percaya kekhwatiran itu adalah energi negatif. Jadi ketika kita merasa khawatir, maka itu akan terjadi. Berbeda jika kita berpikir positif, kekhawatiran itu ya nggak akan terjadi," pungkas Ammar Zoni.
2. Cara Jonas dan Ammar mengatasi kekhawatiran menjadi seorang papa
Dengan menanamkan fondasi keyakinan kepada putra putri mereka sejak dini, Jonas dan Ammar percaya bahwa kelak nanti, Chloe dan Air dapat tumbuh dengan baik dan mengikuti arus pergaulan sesuai dengan keyakinan mereka masing-masing.
Seperti yang Jonas Rivanno sebutkan bahwa ia lebih meyakinkan dirinya dengan suatu pengharapan, bukan harapan.
Sehingga dengan pikiran positif yang ia tanamkan, ia meyakini bahwa kelak nanti Chloe dapat tumbuh menjadi sosok yang seperti Mama dan Papanya doakan untuknya.
Pengharapan itu percaya diri kalau sesuatu yang baik pasti terjadi. Jadi kalau saya lebih berpengahrapan kalau Chloe nanti dewasa, dia akan jadi anak yang cerdas, pintar, tapi jadi berkat untuk banyak orang. Itu yang selalu saya doakan," ungkap Jonas.
Kemudian Ammar Zoni pun menerapkan hal serupa untuk mengatasi kekhawatiran pergaulan di era saat ini. Menurut suami dari Irish Bella ini, berpikir positif dan mendoakan yang terbaik untuk anak bisa menjadi pengahrapan agar kelak Air dapat tumbuh sebagaimana yang orangtuanya harapkan.
"Kalau nanti di kemudian hari Air berubah jadi tidak sesuai dengan ekspetasi kita sebagai orangtuanya, ya dia juga kan punya kehidupan. Kita sebagai orangtua hanya bisa berusaha untuk menanam dan memupuk supaya dia menjadi sosok yang kita inginkan kelak nanti," ujar Ammar.
3. Cara mendidik anak yang dilakukan Jonas dan Ammar
Ketika ditanya bagaimana cara Jonas dan Ammar mendidik putra putrinya agar bisa menjadi anak yang memiliki value kehidupan dan menyeimbangi pergaulannya nanti, keduanya memiliki jawaban yang berbeda sebagai seorang papa.
Bagi Jonas, mendidik anak adalah waktu yang tepat untuk sama-sama belajar dan terus belajar. Sehingga tidak hanya Chloe saja yang belajar dari Mama dan Papanya, tetapi Asmirandah dan Jonas pun belajar banyak hal dari putri mereka.
"Chloe ini kan anak pertama, jadi mendidiknya tentu menjadi sarana belajar bagi saya untuk menjadi seorang papa yang baik untuknya. Jadi saya juga bisa tahu apa yang harus saya lakukan, apa yang terbaik di situasi tersebut. Jadi ketika saya mendidik Chloe, itu saya juga belajar bagaimana melihat anak dan menjadikan diri kita sebagai role model untuknya," ungkap Jonas.
Jika itu cara yang dilakukan Jonas saat mendidik Chloe, lain pula cara yang dilakuan Ammar Zoni ketika mendidik buah hatinya, yakni Air Rumi.
Menurut Ammar, fondasi agama dan adab menjadi hal penting yang perlu ditanamkan sejak dini.
Meski kelak nanti Air akan memiliki jalan hidupnya sendiri, namun Irish Bella dan Ammar ingin menanamkan kedua fondasi tersebut agar anaknya dapat tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.
"Fondasi agama dan adab itu yang paling penting sebagai manusia. Dia juga harus sadar kalau manusia yang terbaik adalah manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, Air harus punya itu. Nantinya kan Air yang akan merangkum jalan hidupnya sendiri, tapi yang paling penting adalah fondasi dasar itu tadi," ungkap Ammar menjelaskan.
Demikian cerita menarik dan inspiratif dari seleb Papa pilihan Popmama.com. Semoga apa yang diceritakan oleh Jonas Rivanno dan Ammar Zoni dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh papa saat menjalani perannya untuk anak-anak mereka.
Tetap semangat dalam menjalani multiperan dalam keluarga ya, Pa. Selamat Hari Ayah Nasional untuk seluruh Papa hebat di Indonesia!
Millennial Papa of the Month Edisi November 2021 - Spesial Hari Ayah: Jonas Rivanno & Ammar Zoni
Editor in Chief - Sandra Ratnasari
Senior Editor - Novy Agrina
Editor - Onic Metheany
Asst. Editor - FX Dimas Prasetyo
Reporter - Putri Syifa Nurfadilah & Dhita Novebrin Nidia
Stylist - Onic Metheany & Putri Syifa Nurfadilah
Social Media - Irma Ediarti
Photographer - Michael Andrew
Videographer & Editor - Jihan Zahira
Design - Shania Tabina Anandanoe
Makeup Artist - Claudya Christiani Purba
Wardrobe- Studio Moral (Jonas Rivanno), Mothercare (Chloe Emmanuelle Van Wattimena & Air Rumi Akbar 1453)
Baca juga:
- Millennial Papa of the Month Edisi November 2021: Jonas Rivanno & Ammar Zoni
- Eksklusif: Tips Menjaga Fondasi Rumah Tangga yang Kuat a la Ammar Zoni dan Jonas Rivanno
- Eksklusif: Tak Harus Jadi Artis, Asmirandah Dukung Minat dan Bakat yang Chloe Inginkan
Popmama Star
Spesial Hari Ayah 2021
Pada Hari Ayah 2021, Popmama.com menampilkan dua Papa Millennial yang inspiratif, Ammar Zoni dan Jonas Rivanno