Momen Idulfitri menjadi ajang berkunjung dan bersilaturahmi dengan keluarga dan tetangga. Baik yang dekat atau yang jauh dalam rangka mudik Lebaran. Nah, biasanya ada beberapa rumah dan keluarga dalam sehari yang bisa dikunjungi tentu jadwal berkunjung itu perlu ada perencanaan.
Jangan sampai tidak ada jadwal sehingga momen berkunjung menjadi tidak maksimal. Punya jadwal silaturahmi saat Lebaran akan membuat setiap kunjungannya bermakna dan efektif.
Berikut Popmama.com rangkum cara mengatur jadwal silaturahmi saat Lebaran, jangan sampai terlewat!
Deretan Cara Mengatur Jadwal Silaturahmi saat Lebaran
1. Sudah punya susunan rencana sebelumnya
Pexels/Marina Agrelo
Sebelum Lebaran tiba, penting untuk membuat daftar keluarga, teman dan tetangga yang ingin dikunjungi. Prioritaskan kunjungan kepada orang-orang terdekat seperti orangtua, kakek-nenek, dan saudara kandung.
Kalau ada jadwal yang realistis, kita dapat menghindari kelelahan akibat terlalu banyak kunjungan dalam satu hari. Lalu kita juga bisa membagi kunjungan ke dalam beberapa hari akan memberikan waktu yang cukup untuk setiap pertemuan.
2. Atur waktu istirahat di tengah silaturahmi
Freepik
Mengatur jadwal silaturahmi untuk Lebaran bisa membuat kita untuk tidak lupa pentingnya istirahat yang cukup. Setelah seharian berkunjung atau menerima tamu, tubuh memerlukan waktu untuk memulihkan energi.
Sisihkan waktu untuk tidur siang atau sekadar bersantai di rumah agar tetap segar dan bugar selama liburan. Ini juga membantu untuk menjaga mood dan mencegah stres akibat kelelahan.
Jadwal yang terstruktur memang penting, tetapi penting untuk tetap fleksibel dalam mengatur jadwal silaturahmi. Kadang-kadang, situasi tak terduga seperti cuaca buruk atau tamu yang datang mendadak dapat mengubah rencana.
Istilahnya, kita juga memiliki spare waktu untuk kejadian tidak terduga itu. Ini membantu untuk mengurangi stres atau merasa terbebani. Fleksibilitas juga memungkinkan kita untuk menikmati momen-momen spontan bersama keluarga, seperti bermain game atau sekadar berbincang santai.
4. Pilih waktu kunjungan yang tepat
Freepik
Menentukan waktu yang tepat untuk berkunjung sangat penting agar tidak mengganggu tuan rumah. Hindari berkunjung terlalu pagi atau larut malam.
Waktu siang hingga sore hari biasanya lebih sesuai untuk bersilaturahmi. Pertimbangkan juga aktivitas tuan rumah, seperti waktu istirahat atau ibadah, agar kunjungan bisa diterima dengan baik.
5. Membatasi durasi kunjungan
Freepik
Hindari untuk berkunjung terlalu singkat karena dapat terkesan tidak menghargai. Sementara kunjungan yang terlalu lama mungkin merepotkan tuan rumah.
Durasi ideal untuk kunjungan Lebaran biasanya antara 1 hingga 2 jam, kecuali jika tuan rumah mengundang untuk tinggal lebih lama. Menjaga durasi kunjungan yang wajar membantu tuan rumah tetap nyaman dan memungkinkan mereka menerima tamu lainnya dengan baik.
6. Komunikasikan rencana kunjungan ke tuan rumah
Freepik
Sebelum berkunjung, ada baiknya menghubungi tuan rumah untuk memastikan mereka bersedia menerima tamu pada waktu yang sudah direncanakan. Komunikasi yang baik akan membuat silaturahmi berjalan lancar dan saling menghargai.
Dengan komunikasi yang baik, kita dapat menyesuaikan jadwal dengan kunjungan yang lain. Ini juga membantu tuan rumah jika memiliki kesibukan lain, sehingga kedua belah pihak merasa nyaman.
7. Ada quality time di hari Lebaran dengan keluarga
Freepik
Meskipun Lebaran identik dengan kebersamaan, jangan lupa untuk menyisihkan waktu bagi diri sendiri dan keluarga inti. Meski hanya menonton film favorit bersama atau sekadar duduk santai.
Waktu untuk keluarga sendiri penting untuk menjaga keseimbangan emosi dan energi selama libur Lebaran. Setelah menghabiskan waktu bersama banyak orang, memberikan ini adalah waktu recharge yang akan membantu menjaga kesehatan mental dan fisik.
Itulah tadi cara mengatur jadwal silaturahmi saat Lebaran. Semoga membantu ya!