Main di Cinta Mati, Aliando Syarief Riset Kasus Kematian di Kalideres
Aliando Syarief dalami karakter Bara dengan riset kasus kematian sebuah keluarga
4 Maret 2025

Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Cinta Mati menghadirkan pengalaman menonton yang mendalam dengan cerita yang kompleks dan emosional. Serial ini menyajikan karakter-karakter penuh lapisan yang membawa penonton masuk ke dalam eksplorasi psikologis secara intens.
Aliando Syarief berperan sebagai Bara, sosok penuh misteri yang menghadapi konflik batin dan tekanan emosional. Dengan pendekatan akting yang autentik, ia menggali sisi psikologis karakternya melalui riset mendalam dan observasi kasus nyata.
Nah, dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum terkait Aliando Syarief riset kasus kematian di Kalideres saat main serial Cinta Mati secara lebih detail.
Yuk, disimak informasinya!
Editors' Pick
Aliando Syarief Lakukan Riset Mendalam dari Kasus Kematian Keluarga di Kalideres untuk Menyelami Psikologis Bara
Aliando mempelajari kasus kematian satu keluarga di Kalideres untuk memahami perasaan kehilangan yang mendalam. Ia menemukan bahwa seseorang bisa tetap berinteraksi dengan orang yang sudah meninggal karena delusi.
"Gue jadi berhalusinasi aja, seolah-olah sosok ini masih tetap ada gitu dan merasakan energi papa masih terasa gitu," ucap Aliando.
Hal ini membantu Aliando dalam menggambarkan Bara yang masih merasakan kehadiran papanya meski sudah tiada. Ia menerapkan temuan ini dalam adegan saat Bara berhalusinasi dan berbicara dengan sosok papanya.
"Kalau gue observasi dari kasus kematian sebuah keluarga. Jadi anaknya itu yang meninggal paling terakhir dan dia itu masih nyisirin rambut mamanya, padahal itu udah meninggal. Nah, ini sama ketika Bara nelpon papanya, padahal udah nggak ada (meninggal)," jelas Aliando.
Tertarik dengan Tema Psikologi Sosial, Aliando Baca Skrip Cinta Mati hingga Tiga Kali untuk Observasi Psikologis Bara
"Jadi kalau observasi, gue baca skrip Cinta Mati 10 episode itu 3 kali untuk melakukan observasi motif-motif dari peran Bara yang dia lakukan. Jadi sebenarnya banyak banget dari awal itu sampai ending, itu semuanya motif," ucap Aliando.
Ketertarikan Aliando pada psikologi sosial membantunya menggali lebih dalam tentang manipulasi dan cuci otak. Ia membaca skrip Cinta Mati tiga kali untuk memahami latar belakang psikologis setiap tindakan Bara.
"Jadi apalagi gue cinta banget dengan namanya social psychology gitu. Jadinya membuat gue ingin mencari tahu lebih banyak tentang fenomena yang ada, yang pastinya ke arah brainwash, manipulasi, dan lain-lain," jelas Aliando.
Baginya, setiap keputusan Bara didasarkan pada motif tersembunyi yang menarik untuk dianalisis. Pemahaman ini membantunya menghadirkan karakter yang kompleks dan penuh lapisan emosi.