Kenali 6 Penyebab Gairah Seks Mama Menurun setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, tubuh Mama butuh waktu untuk pulih dan beradaptasi kembali!

30 Januari 2025

Kenali 6 Penyebab Gairah Seks Mama Menurun setelah Melahirkan
freepik/freepik

Seks memang dapat menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan suami istri dan menjaga keharmonisan rumah tangga.

Namun, kenyataannya, banyak Mama yang merasa tidak nyaman dan kehilangan gairah seksual setelah melahirkan.

Penurunan libido ini sering kali menjadi masalah yang sensitif dan cukup mengganggu hubungan pasangan. Jika kondisi ini tidak diatasi dengan bijak, bisa berisiko membuat hubungan Mama dan Papa terasa dingin dan bisa memicu pertengkaran.

Mama perlu tahu bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk pulih setelah persalinan, baik normal maupun caesar.

Biasanya, dokter akan memberi izin Mama untuk berhubungan seks setelah 4 hingga 6 minggu pasca melahirkan.

Namun, meski sudah dalam masa pemulihan, beberapa Mama mungkin merasa perlu waktu lebih lama untuk kembali bersemangat dalam berhubungan intim, ini akibat menurunnya libido yang menjadi penyebab utama mengapa Mama merasa enggan untuk berhubungan intim dengan Papa.

Jika ini terjadi, Papa diharapkan dapat lebih memahami dan tidak memaksakan atau menyalahkan Mama, melainkan memberikan dukungan dan kesabaran agar kondisi ini bisa teratasi dengan baik.

Lantas, apa saja penyebab gairah seks menurun setelah melahirkan? Untuk itu, berikut ini Popmama.com telah  berhasil mengulasnya! 

1. Kelelahan dan kurang tidur

1. Kelelahan kurang tidur
freepik/tirachardz

Melansir dai Baby Center, Kelelahan fisik dan kurang tidur menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan turunnya gairah seks Mama setelah melahirkan.

Sebagian besar waktu, energi, dan perhatian Mama terkuras untuk merawat dan menyusui bayi. Ditambah lagi, jika si Kecil termasuk bayi yang sering ingin digendong atau terus-menerus membutuhkan perhatian.

Kesibukan mengurus bayi sering kali membuat Mama kesulitan untuk menyisihkan waktu untuk diri sendiri, termasuk merawat kebutuhan pribadi.

Oleh karena itu, tidak jarang Mama lebih memilih untuk beristirahat daripada menerima ajakan Papa untuk berhubungan intim.

2. Depresi pasca melahirkan

2. Depresi pasca melahirkan
freepik/freepik

Setelah melahirkan, Mama mengalami perubahan fisik dan hormonal yang signifikan, yang dapat mempengaruhi berbagai aspek kesehatan, termasuk kehidupan seksual.

Tidak jarang, kondisi ini membuat Mama mengalami depresi pasca-persalinan (PPD), yang bisa menyebabkan turunnya dorongan seksual dan bahkan kesulitan mencapai orgasme.

Perubahan tersebut bisa sangat memengaruhi perasaan Mama terhadap tubuh sendiri dan keintiman dengan Papa.

Penting bagi Mama dan Papa untuk saling mendukung, agar Mama bisa mendapatkan waktu dan perhatian yang cukup untuk pemulihan fisik dan emosional. 

Editors' Pick

3. Hormon menyusui

3. Hormon menyusui
freepik/freepik

Melansir dari Healthy Women, menyusui dapat menurunkan gairah seksual pada perempuan, yang disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi selama proses menyusui.

Ketika Mama menyusui, tubuh membutuhkan hormon prolaktin dalam jumlah tinggi untuk mendukung produksi ASI.

Sayangnya, tingginya kadar prolaktin ini dapat menghambat kinerja hormon lain dalam tubuh Mama, seperti hormon estrogen dan dopamin, yang sebenarnya berperan dalam meningkatkan gairah seksual.

Selain berperan dalam meningkatkan hasrat seksual, hormon estrogen juga berfungsi untuk menjaga kelembapan dan kelenturan vagina.

Ketika kadar estrogen menurun, Mama mungkin akan merasakan kekeringan pada vagina, yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman atau perih saat berhubungan intim.

4. Vagina kering

4. Vagina kering
freepik/freepik

Setelah kehamilan dan selama menyusui, Mama akan mengalami perubahan hormon yang dapat menyebabkan kekeringan pada vagina.

Hal ini bisa membuat aktivitas seksual, termasuk permainan jari, terasa menyakitkan dan menyulitkan Mama untuk mencapai orgasme.

Penurunan kadar hormon estrogen yang terjadi pasca kehamilan dan saat menyusui memengaruhi kelembapan alami vagina, sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman atau bahkan nyeri saat berhubungan intim.

Selain itu, ketidaknyamanan ini bisa membuat Mama merasa enggan atau kurang bergairah untuk berhubungan intim, yang pada gilirannya bisa memengaruhi keharmonisan hubungan dengan Papa.

Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk berbicara terbuka dengan Papa tentang perasaan dan kondisi tubuh Mama, agar Mama dab Papa bisa menemukan solusi bersama, seperti penggunaan pelumas atau mencari cara lain untuk menjaga kenyamanan saat berhubungan intim.

5. Perubahan fisik

5. Perubahan fisik
freepik/freepik

Setelah melahirkan, perubahan fisik yang dialami sering kali membuat Mama merasa kurang percaya diri.

Beberapa Mama mungkin terkejut melihat perubahan bentuk tubuh mereka, seperti perut yang dulunya halus dan kencang kini dipenuhi stretchmark dan lapisan lemak, ditambah payudara yang terlihat lebih besar dari sebelumnya.

Perubahan ini sering membuat Mama merasa malu dan enggan menunjukkan tubuhnya kepada suami, karena khawatir suaminya merasa kecewa.

Dalam situasi seperti ini, Papa sangat penting untuk memberikan dukungan dengan memberikan pujian dan meyakinkan Mama bahwa ia tetap terlihat menawan, apapun perubahan yang terjadi pada tubuhnya.

Pujian dan perhatian dari Papa bisa sangat membantu meningkatkan rasa percaya diri Mama dan menjaga keharmonisan hubungan.

6. Meregangnya otot dasar panggul

6. Meregang otot dasar panggul
freepik/jcomp

Tahukah Mama, bahwa dasar panggul memiliki peran yang sangat penting dalam fungsi seksual? Ketika dasar panggul berkontraksi selama hubungan seks dan orgasme, itu bisa menciptakan sensasi yang menyenangkan dan meningkatkan kepuasan.

Namun, setelah melahirkan, otot-otot dasar panggul akan meregang, yang memengaruhi kemampuannya untuk berfungsi seperti semula.

Untuk itu, Mama perlu memberi waktu bagi tubuh untuk memulihkan otot-otot dasar panggul ini agar kembali normal.

Pemulihan ini bisa mempengaruhi kenyamanan dan kualitas hubungan intim setelah melahirkan, sehingga penting bagi Mama untuk memberikan perhatian pada proses pemulihan tubuh dan tidak terburu-buru untuk kembali berhubungan intim. 

Demikian beberapa informasi mengenai beberapa penyebab gairah seks Mama menurun setelah melahirkan. Dengan dukungan dari Papa, komunikasi yang terbuka, serta perhatian pada pemulihan tubuh dan pikiran, Mama bisa mengatasi tantangan ini dan menjaga keharmonisan hubungan.

Baca juga:

The Latest