Metode Cabut Singkong, Seberapa Ampuh Menunda Kehamilan?
Potensi keberhasilannya sekitar 78%, Ma
22 Februari 2025

Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Saat ini, banyak pasangan yang memilih untuk menjalankan KB alami, salah satunya cabut singkong. Seperti apa caranya dan seberapa besar keberhasilannya?
Cabut singkong atau withdrawal/pull out method adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menunda kehamilan. Tak perlu pil KB atau suntik, kamu hanya perlu kedisiplinan dan ketepatan.
Selain itu, KB alami ini lebih banyak melibatkan Papa dibanding Mama.
Seperti apa caranya, dan bagaimana tips untuk membuat metode ini berhasil sepanjang waktu, Popmama.com akan merangkumkan informasinya untuk Mama.
1. Mengenal KB cabut singkong
Metode cabut singkong adalah salah satu KB alami yang melibatkan ketepatan pasangan untuk mencabut penis sesaat sebelum ejakulasi, demikian dilansir dari WebMD.
Metode yang dikenal dengan nama coitus interruptus ini tidak semudah teorinya. Papa perlu memiliki kontrol penuh atas waktu agar penarikannya bisa dilakukan di waktu yang tepat.
Teknik ini kurang cocok bagi mereka yang tidak bisa mengetahui kapan waktu menjelang orgasme. Karena jika sudah mencapai orgasme dan telat dicabut, kemungkinan hamil jadi lebih besar.
2. Efektivitas metode KB cabut singkong
Metode ini bukanlah cara terbaik untuk menunda kehamilan. Menurut penelitian, setidaknya sebanyak 78% tingkat keberhasilan dari cara ini. Dengan kata lain, 1 dari 5 perempuan mungkin hamil dengan cara KB alami ini.
Tingkat kegagalan dari metode ini mencapai 20%, demikian menurut Cleveland Clinic. Penyebabnya antara lain:
- Tidak bisa memperhitungkan waktu tepat untuk mencabut.
- Laki-laki mengalami ejakulasi dini sehingga sperma masuk sebelum dicabut.
- Sperma keluar dari cairan pra-ejakulasi.