5 Penyebab Nafsu Makan Berlebih saat Menyusui
Selain perubahan hormon, bisa juga karena Mama kurang tidur atau kurang istirahat
31 Maret 2025

Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Mama, pernahkah merasa lapar terus-menerus saat masa menyusui? Jangan khawatir, ini adalah hal yang umum terjadi pada banyak Ibu menyusui.
Nafsu makan yang meningkat tajam bukan berarti Mama makan berlebihan tanpa sebab, melainkan tubuh sedang bekerja keras memproduksi ASI yang kaya nutrisi bagi si Kecil.
Nah, selama fase menyusui, tubuh Mama membutuhkan lebih banyak energi dan cairan. Ini menyebabkan sinyal lapar menjadi lebih intens dibandingkan saat tidak menyusui.
Tapi selain kebutuhan energi yang meningkat, ada beberapa faktor lain yang turut berperan. Berikut ini Popmama.com bagikan informasi mengenai apa saja penyebab nafsu makan berlebih saat menyusui.
1. Produksi ASI membakar banyak kalori
American Academy of Pediatrics menyebutkan bahwa, kebutuhan kalori Mama saat menyusui lebih tinggi dari saat hamil. Ketika menyusui, tubuh Mama membakar sekitar 500–700 kalori per hari untuk memproduksi ASI.
Energi sebesar itu setara dengan olahraga intensitas sedang selama satu jam, jadi wajar kalau Mama merasa cepat lapar. Tubuh butuh asupan tambahan untuk mengganti energi yang hilang sekaligus menjaga kualitas ASI tetap optimal.
2. Perubahan hormon prolaktin dan oksitosin
Hormon prolaktin dan oksitosin, yang berperan dalam produksi dan pengeluaran ASI, juga berpengaruh terhadap nafsu makan.
Cleveland Clinic menjelaskan bahwa, peningkatan kadar prolaktin dapat menstimulasi rasa lapar. Oksitosin, di sisi lain, membuat tubuh rileks dan dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi makanan yang menenangkan, contohnya seperti makanan manis.