5 Makanan yang Dilarang saat Mastitis, Bisa Perparah Peradangan

Mulai dari makanan tinggi gula hingga daging olahan, perlu dihindari ya, Ma!

30 Maret 2025

5 Makanan Dilarang saat Mastitis, Bisa Perparah Peradangan
freepik/benzoix

Mastitis adalah kondisi peradangan pada jaringan payudara yang umum terjadi pada Mama yang sedang menyusui. 

Gejalanya bisa berupa nyeri, bengkak, kemerahan, dan demam, yang tentunya sangat mengganggu kenyamanan saat memberikan ASI. 

Meski pengobatan medis seperti antibiotik bisa membantu, gaya hidup termasuk pola makan, juga memegang peran penting dalam proses pemulihan. 

Misalnya saja, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat mastitis, karena dapat memperparah peradangan atau mengganggu sistem kekebalan tubuh. 

Kira-kira apa saja makanan yang dilarang saat mastitis? 

Berikut Popmama.com berikan informasi selengkapnya untuk Mama.

1. Makanan tinggi gula

1. Makanan tinggi gula
Freepik/azerbaijan_stockers

Gula berlebih dapat memicu peradangan dalam tubuh, termasuk pada jaringan payudara yang sedang meradang. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kadar sitokin dalam tubuh yang memperparah peradangan. 

Hal ini dijelaskan dalam jurnal Frontiers in Immunology (2017), yang menunjukkan hubungan antara gula dengan respons imun yang meningkat secara tidak sehat. Contoh makanan tinggi gula yaitu kue manis, soda, permen, minuman kemasan manis.

2. Makanan olahan dan cepat saji

2. Makanan olahan cepat saji
Freepik/stockking

Makanan jenis ini biasanya mengandung lemak trans dan bahan aditif yang bisa memperburuk peradangan. Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan memperparah peradangan sistemik. Ini tentu tidak ideal saat tubuh sedang berusaha menyembuhkan diri dari infeksi seperti mastitis.

Ada beberapa contoh makanan olahan dan cepat saji seperti nugget, kentang goreng, sosis kemasan, hingga keripik kemasan.

3. Produk susu tinggi lemak

3. Produk susu tinggi lemak
freepik/pch.vector

Dairy products tertentu bisa memicu reaksi alergi ringan atau intoleransi, yang memperburuk gejala mastitis.

Mama perlu tahu bahwa, beberapa orang memiliki sensitivitas terhadap protein dalam susu sapi, seperti casein. Dalam jurnal Journal of the American College of Nutrition (2005), disebutkan bahwa susu tinggi lemak dapat memicu reaksi inflamasi pada sebagian orang.

Contoh produk susu dan turunannya yaitu keju penuh lemak, es krim, dan susu full cream.

4. Makanan dengan kandungan gluten tinggi

4. Makanan kandungan gluten tinggi
freepik/jcomp

Buat Mama yang sensitif terhadap gluten, konsumsi gluten bisa memicu peradangan lebih lanjut. Gluten telah dikaitkan dengan peradangan usus dan sistemik, terutama pada individu dengan sensitivitas non-celiac.

Studi dari Nutrients (2020) menyebutkan bahwa, diet bebas gluten dapat mengurangi peradangan pada pasien tertentu.

Contoh makanan dengan kandungan gluten tinggi yaitu roti putih, pasta, dan biskuit gandum.

5. Daging olahan

5. Daging olahan
freepik/azerbaijan_stockers

Daging olahan mengandung nitrat dan pengawet yang bisa menambah beban pada sistem imun. 

Menurut World Health Organization (WHO), daging olahan dikategorikan sebagai karsinogenik dan berpotensi meningkatkan inflamasi kronis jika dikonsumsi berlebihan.

Jadi mulai sekarang hindari konsumsi daging olahan seperti ham, bacon, sosis, dan daging kalengan ya, Ma!

Itulah 5 makanan yang dilarang saat mastitis. Faktanya, menjaga pola makan saat mastitis sangat penting untuk mendukung proses penyembuhan dan menjaga kenyamanan selama masa menyusui.

Mulailah untuk menghindari makanan yang dapat memicu atau memperparah peradangan, dan fokuslah pada makanan bergizi, tinggi antioksidan, serta cukup cairan.

Baca juga: