Meningkat Tajam, Pasien IVF Banjiri Rumah Sakit di Singapura!

Lonjakan permintaan bayi tabung di Singapura membuat sejumlah rumah sakit kewalahan

24 Maret 2025

Meningkat Tajam, Pasien IVF Banjiri Rumah Sakit Singapura
freepik/freepik

Rumah sakit di Singapura mengalami peningkatan signifikan dalam permintaan layanan fertilisasi in vitro (IVF) dalam beberapa tahun terakhir. Data dari Kementerian Kesehatan Singapura menunjukkan bahwa sekitar 10.500 siklus perawatan teknologi reproduksi berbantuan atau assisted reproductive technology (ART) dilakukan pada tahun 2022, meningkat 14% dari 9.200 siklus pada tahun 2020, dan naik 81% dari 5.800 siklus pada tahun 2013.

Beberapa faktor berkontribusi terhadap lonjakan ini, termasuk meningkatnya usia pernikahan dan gaya hidup modern yang memengaruhi tingkat kesuburan. Usia rata-rata pernikahan pertama di Singapura adalah 29,3 tahun untuk perempuan dan 30,7 tahun untuk laki-laki pada tahun 2022, naik dari 28 tahun untuk perempuan dan 30,1 tahun untuk laki-laki pada tahun 2012. ​

Bagi Mama yang penasaran terkait fenomena ini, berikut Popmama.com akan membahas tentang meningkat tajam, pasien IVF banjiri rumah sakit di Singapura. Yuk, simak informasinya di sini!

Editors' Pick

Faktor Penyebab Lonjakan Permintaan IVF

Faktor Penyebab Lonjakan Permintaan IVF
freepik/freepik

Peningkatan usia pernikahan di Singapura menjadi salah satu faktor utama lonjakan permintaan IVF. Usia rata-rata pernikahan dan gaya hidup modern yang meningkat dapat mempengaruhi tingkat kesuburan, sehingga pasangan mencari solusi medis seperti IVF untuk memiliki keturunan. ​

Selain itu, faktor-faktor seperti teknologi medis canggih, tenaga medis berpengalaman, dan fasilitas berstandar internasional membuat rumah sakit di Singapura menjadi pilihan utama bagi pasangan yang mencari layanan IVF berkualitas.

Tanggapan Pemerintah terhadap Peningkatan Permintaan

Tanggapan Pemerintah terhadap Peningkatan Permintaan
freepik/starline

Pemerintah Singapura telah mengambil langkah-langkah untuk menanggapi lonjakan permintaan IVF. Rumah Sakit Wanita dan Anak KK (KKH) dan Rumah Sakit Umum Singapura (SGH) berencana meningkatkan kapasitas perawatan ART mereka secara progresif selama beberapa tahun ke depan untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Selain itu, NUH telah meningkatkan kapasitas IVF sekitar sepertiga setelah renovasi pada tahun 2022. Di antara hal-hal lain, renovasi tersebut meningkatkan kapasitas rumah sakit untuk menyimpan sel telur dan embrio beku. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan layanan terbaik.

Reputasi Singapura sebagai Destinasi Layanan IVF Berkualitas

Reputasi Singapura sebagai Destinasi Layanan IVF Berkualitas
freepik/freepik

Singapura dikenal sebagai salah satu destinasi medis terbaik di dunia, terutama dalam bidang fertilitas dan teknologi reproduksi berbantu. Fasilitas medis berstandar internasional, teknologi canggih, dan tenaga medis berpengalaman menjadikan rumah sakit di Singapura pilihan utama bagi pasangan yang mencari layanan IVF berkualitas.

Beberapa rumah sakit swasta terkemuka, seperti Mount Elizabeth Fertility Centre, telah membantu ribuan pasien lokal dan internasional mencapai impian mereka untuk memiliki keturunan sejak tahun 1988. Reputasi ini menarik banyak pasangan dari negara tetangga, termasuk Indonesia dan Malaysia, untuk mencari solusi atas masalah kesuburan mereka di Singapura.

Itu dia, sekilas informasi tentang meningkat tajam, pasien IVF banjiri rumah sakit di Singapura. Peningkatan permintaan layanan IVF di Singapura mencerminkan kesadaran yang lebih besar di kalangan pasangan mengenai pentingnya penanganan medis dalam mewujudkan impian memiliki keturunan.

Baca juga:

The Latest