Penyebab Nyeri saat Menstruasi dan Pengaruhnya pada Kesuburan
Bila rasa sakitnya makin intens, ini perlu diwaspadai, Ma
19 Februari 2022
Follow Popmama untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News
Kram dan nyeri perut saat menstruasi adalah hal yang normal dialami oleh sebagian perempuan.
Jika Mama mencoba untuk hamil, Mama mungkin bertanya-tanya apakah nyeri dan kram berlebihan saat menstruasi ini memengaruhi kesuburan?
Meskipun kram itu sendiri tidak akan memengaruhi kemampuan hamil, penyebab siklus menstruasi yang menyakitkan dapat berdampak pada kesuburan.
Bila ini terjadi pada Mama, simak dulu penjelasan Popmama.com berikut ini soal penyebab nyeri saat menstruasi dan pengaruhnya pada kesuburan.
Apa Penyebab Kram Menstruasi?
Kram disebabkan oleh prostaglandin. Prostaglandin adalah bahan kimia alami dan dapat ditemukan di jaringan di seluruh tubuh, termasuk di dalam rahim.
Zat ini berperan dalam pengaturan suhu tubuh, peradangan, pertumbuhan sel, dan penyempitan dan pelebaran otot polos.
Selain itu juga memicu otot-otot rahim berkontraksi, yang membantu mengeluarkan lapisan rahim selama menstruasi. Prostaglandin juga terlibat dalam menginduksi kontraksi persalinan dan melahirkan.
Jika kadar prostaglandin terlalu tinggi, dapat memicu kontraksi rahim yang lebih intens. Ketika kontraksi rahim sangat kuat, oksigen untuk sementara terputus ke bagian otot, yang dapat menyebabkan kram menstruasi yang menyakitkan.
Pada remaja, kadang prostaglandin tinggi sehingga mereka mengalami kram yang cukup parah. Seiring bertambahnya usia, tingkat prostaglandin menurun, sehingga kram pun makin berkurang.
Kram menstruasi yang disebabkan oleh aktivitas normal prostaglandin disebut dismenore primer. Jenis periode menyakitkan ini seharusnya tidak berdampak negatif pada kesuburan.
Kram menstruasi yang disebabkan oleh penyakit lain atau kelainan pada sistem reproduksi disebut dismenore sekunder. Jenis periode menyakitkan inilah yang dapat dikaitkan dengan kemampuan hamil.
Editors' Pick
Kram Menstruasi yang Parah
Dalam konteks dismenore
sekunder, kram menstruasi dapat disebabkan oleh penyakit yang memengaruhi kesuburan. Beberapa penyakit ini berkembang dari waktu ke waktu, Mama mungkin tidak langsung merasakan gejalanya. Gejalanya juga bisa memburuk seiring berjalannya waktu.
Ada beberapa kondisi kesehatan reproduksi yang dapat memengaruhi menstruasi dan kesuburan:
- Endometriosis
Endometriosis terkenal karena menyebabkan periode yang menyakitkan dan kemungkinan infertilitas. Dengan kondisi ini, jenis jaringan yang mirip dengan endometrium (jaringan yang biasanya melapisi rahim) tumbuh di tempat-tempat di luar rahim yang tidak seharusnya.
Jaringan ini merespon variasi hormon bulanan dan sering berdarah yang menyebabkan jaringan parut dan nyeri.
Diperkirakan bahwa hingga 50 persen perempuan yang berjuang untuk hamil mungkin menderita endometriosis. Kondisi ini sering tidak terdiagnosis dan tidak diobati selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun.
- Adenomiosis
Ini merupakan kondisi ketika endometrium tumbuh di dalam dan ke dalam otot rahim. Adenomiosis dapat menyebabkan menstruasi yang menyakitkan dan berat. Tidak jelas apakah itu memengaruhi kesuburan atau tidak, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa itu mungkin terjadi.
- Fibroid
Fibroid adalah pertumbuhan otot yang dapat terjadi di dalam atau di rahim, leher rahim, dan bahkan ligamen panggul. Biasanya jinak dan cenderung tumbuh selama tahun-tahun reproduksi.
Banyak orang tidak pernah tahu bahwa mereka memiliki fibroid. Namun, pertumbuhan kadang-kadang dapat menyebabkan rasa sakit, mengurangi kesuburan, dan mungkin meningkatkan risiko keguguran.
- Penyakit Radang Panggul (PID)
Kemungkinan penyebab lain dari kram menstruasi yang buruk yang juga dapat memengaruhi kesuburan adalah penyakit radang panggul (PID). PID disebabkan oleh infeksi pada organ reproduksi, seringkali infeksi menular seksual yang tidak diobati atau diobati.
PID mengarah pada pembentukan jaringan parut, yang sering terlihat seperti anyaman antara ovarium, saluran tuba, dan rahim. PID adalah penyebab paling umum dari saluran tuba yang tersumbat.