11 Kandungan Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Jangan Salah Pilih

Yuk, cek lagi label dalam kemasan skincare yang Mama pilih

16 Januari 2025

11 Kandungan Skincare Aman Ibu Hamil, Jangan Salah Pilih
Pexels/cottonbro studio

Beberapa orang mengalami tantangan selama kehamilan terutama masalah kulitnya. Beberapa ibu hamil mengalami masalah seperti jerawat, hiperpigmentasi, atau kulit kering yang memerlukan perhatian ekstra.

Namun, tidak semua produk skincare aman digunakan selama masa kehamilan. Pasalnya beberapa bahan aktif dapat berdampak buruk pada perkembangan janin.

Berikut Popmama.com rangkum kandungan skincare aman untuk ibu hamil.

1. Salicylic acid kurang dari/maksimal 2%

1. Salicylic acid kurang dari/maksimal 2%
Pexels/Andrea Piacquadio

Asam salisilat (salicylic acid) dalam konsentrasi rendah (kurang dari 2%) sering digunakan untuk mengatasi jerawat karena kemampuannya membersihkan pori-pori dan mengurangi peradangan. Kandungan ini juga membantu mempercepat regenerasi kulit sehingga memberikan efek kulit yang lebih halus.

Bagi ibu hamil, asam salisilat dianggap aman dalam dosis rendah karena hanya bekerja pada lapisan luar kulit tanpa menembus lebih dalam. Penggunaan yang tepat membantu menghindari masalah kulit yang sering muncul selama kehamilan, seperti jerawat hormonal.

2. Hyaluronic acid

2. Hyaluronic acid
Freepik/prostooleh

Asam hialuronat (hyaluronic acid) dikenal karena kemampuannya menahan kelembapan hingga 1.000 kali beratnya, menjadikannya pilihan ideal untuk menghidrasi kulit. Ini membuat kulit tampak lebih kenyal dan mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis halus.

Bahan ini aman untuk ibu hamil karena hanya bekerja pada permukaan kulit tanpa menembus lapisan yang lebih dalam. Hal ini memastikan tidak ada risiko bagi kesehatan ibu dan janin.

3. Niacinamide

3. Niacinamide
Freepik

Niacinamide, turunan vitamin B3, membantu memperbaiki tekstur kulit, mencerahkan warna kulit, dan mengurangi hiperpigmentasi. Sifat antiinflamasinya juga efektif meredakan kemerahan akibat jerawat.

Bahan ini sangat aman untuk ibu hamil karena merupakan vitamin yang larut dalam air dan tidak berbahaya jika diaplikasikan pada kulit. Niacinamide juga membantu memperkuat lapisan pelindung kulit, yang sering melemah selama kehamilan.

4. Titanium dioksida

4. Titanium dioksida
Freepik

Titanium dioksida adalah mineral yang digunakan dalam tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV. Kandungan ini membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit, sehingga mencegah kerusakan akibat paparan sinar matahari.

Keamanannya untuk ibu hamil terjamin karena titanium dioksida tidak diserap oleh kulit. Ini menjadikannya pilihan aman untuk melindungi kulit tanpa menimbulkan risiko bagi janin.

Editors' Pick

5. Zinc oxide

5. Zinc oxide
Pexels/moose-photos-170195

Zinc oxide, seperti titanium dioksida, adalah bahan mineral yang bekerja sebagai pelindung kulit dari sinar UV. Selain itu, zinc oxide juga memiliki sifat menenangkan, menjadikannya baik untuk kulit sensitif.

Untuk ibu hamil, zinc oxide aman digunakan karena tetap berada di permukaan kulit dan tidak masuk ke aliran darah. Kandungan ini sering ditemukan dalam tabir surya yang diformulasikan untuk kulit sensitif.

6. Vitamin C

6. Vitamin C
Freepik

Vitamin C adalah antioksidan kuat yang membantu mencerahkan kulit, meningkatkan produksi kolagen, dan melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas. Ini membuat kulit tampak lebih sehat dan bercahaya.

Keamanan vitamin C bagi ibu hamil disebabkan oleh sifatnya yang bekerja di permukaan kulit tanpa efek sistemik. Vitamin C juga membantu mengurangi masalah pigmentasi yang sering dialami selama kehamilan.

7. Glycolic acid

7. Glycolic acid
Pexels/cottonbro studio

Asam glikolat dalam konsentrasi rendah (kurang dari 10%) membantu mengeksfoliasi kulit, menyamarkan garis halus, dan mengurangi jerawat. Ini bekerja dengan mengangkat sel kulit mati untuk mempercepat regenerasi sel.

Bagi ibu hamil, penggunaan asam glikolat dalam dosis rendah aman karena tidak masuk ke sirkulasi darah. Ini membantu menjaga kesehatan kulit tanpa membahayakan janin.

8. Azelaic acid

8. Azelaic acid
Pexels/cottonbro studio

Asam azelat (azelaic acid) adalah bahan aktif yang efektif untuk mengatasi jerawat dan hiperpigmentasi. Kandungan ini juga memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi yang membantu menenangkan kulit.

Untuk ibu hamil, asam azelat aman digunakan karena tidak menimbulkan efek samping sistemik. Bahan ini ideal untuk mengatasi masalah kulit umum selama kehamilan tanpa risiko.

9. Kojic acid kurang dari 1%

9. Kojic acid kurang dari 1%
Pexels/Cottonbro

Asam kojik (kojic acid) digunakan untuk mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi dengan menghambat produksi melanin. Kandungan ini juga membantu meratakan warna kulit yang tidak merata.

Dalam konsentrasi rendah (kurang dari 1%), asam kojik aman untuk ibu hamil karena risiko penyerapannya sangat kecil. Ini adalah pilihan yang baik untuk mengatasi melasma yang sering muncul selama kehamilan.

10. Peptida

10. Peptida
pexels/cottonbro

Peptida bekerja dengan merangsang produksi kolagen dan elastin, yang membantu menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Ini juga memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Bahan ini aman untuk ibu hamil karena merupakan molekul alami yang tidak menimbulkan risiko bagi janin. Peptida membantu kulit tetap sehat meskipun mengalami perubahan hormon selama kehamilan.

11. Ceramide

11. Ceramide
Pexels/cottonbro studio

Ceramide adalah lipid alami yang memperkuat lapisan pelindung kulit, menjaga kelembapan, dan melindungi dari iritasi. Bahan ini membantu mencegah kulit kering yang sering terjadi selama kehamilan.

Karena merupakan komponen alami kulit, ceramide sangat aman untuk ibu hamil. Penggunaannya secara rutin membantu menjaga kesehatan kulit selama masa kehamilan.

Itulah tadi kandungan skincare aman untuk ibu hamil. Semoga membantu, ya, Ma.

Baca juga:

The Latest